Mhari cukup terkejut ketika melihat wajah Hades muncul di hadapannya, ia sungguh tidak menyangka jika pria yang seperti bangsawan ini akan terlihat di toko pinggiran yang kecil dan terletak di jalanan padat yang biasa dilewati banyak rakyat biasa. Terutama akan ada banyak para peminta-minta yang berlalu-lalang menjual rasa kasihan pada mereka yang memiliki kelebihan, biasanya para bangsawan tidak menyenangi kehadiran para peminta-minta, karenanya Mhari tidak pernah terbayang akan bertemu Hades di sini. Bibir Mhari masih bungkam, wajahnya kacau dan tatapannya nanar, ia tidak bisa bertanya apa yang Hades lakukan di sini dan tidak bisa juga sembarangan meminta bantuan. Hades adalah orang asing, meski mereka pernah bertemu beberapa waktu lalu ketika Mhari sibuk menjajakan telur titipan Nyonya

