Page fifty five - Rampage, Anderson 8 Juni 1972, Trang Bang, Vietnam "Lari! Lari!" "Tolong! Tolong kami!" "Panas! Kulitku terbakar!" Langkah menyerbu meninggalkan lapangan Biara yang sudah menjadi titik target penyerangan sebuah pesawat tempur milik musuh. Langit di sana tidak lagi biru, tapi merah bagai kobaran api. Suara teriakan menggema seperti nyanyian yang saling bersahut, air mata, cacian, sumpah serapah hingga permohonan terdengar saling mendahului. Si mata samudera ada di sana, tersenyum manis penuh kemenangan. Wajahnya memerah karena bahagia. Si mata samudera yang tak diingat namanya itu mendongak menatap langit, tempat yang tidak akan pernah bisa ia kunjungi. Ia menatap lurus dengan bola matanya yang semakin bersinar, semakin terlihat cantik. "Mereka mengharapkan kea

