Yanto merasa kecewa karena Bening memilih bertahan disana ketimbang memilih untuk kembali pulag bersamanya. Padahal ia sangat berharap kalau Bening akan menurut seperti biasa yang ia lakukan. Ia sendiri tak menyangka mengapa ia membiarkan Bening tetap tinggal hanya karena mereka kompak memintanya. Bisa saja ia tetap bersikeras membawa Bening pulang dengan alasan apapun. Alasan kakeknya sakit, kakeknya membutuhkannya atau alasan apapun asal bisa membawanya pulang. Ia mengembuskan napas berat ke udara. Meletakkan kunci mobil ke atas rak yang ada di ruang tengah lalu menjatuhkan dirinya di atas sofa yang empuk. Tatapannya kosong, bibirnya berkedut saat melihat fotonya bersama Bening dan Rudi yang menempel di dinding. Drama keluarga yang ia buat selama berbulan – bulan ternyata tak membua

