Permohonan Maaf

1070 Kata

Sebuah mobil van putih berhenti di depan rumah Hardy. Setelah pintu terbuka, seseorang turun dengan bantuan tongkat dengan tiga bola di bawahnya. Tongkat yang menopang seorang pria berusia tujuh puluh tahunan. Rudi segera mengambil keranjang berisi buah – buahan yang dirangkai dengan begitu indah. Tak lama kemudian, Yanto segera merebut keranjang itu dan dibawanya menuju rumah kediaman Hardy. Hardy, Bening dan keluarga Bimo sedang menonton sebuah film action yang seru saat kedua pria itu berdiri di depan pintu yang dibiarkan terbuka. “Assalamualaikum,” sapa Rudi dengan cukup keras hingga seketika Bening menoleh kepadanya. “Kakek!” Bening segera berdiri dan berjalan cepat mendekati kakeknya. Yang lain ikut menoleh untuk melihat siapa yang datang. Ari segera menekan tombol off pada remo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN