Bab. 8 - Restu

1868 Kata

Kita memang belum terlalu mengenali Belum terlalu mengetahui Belum terlalu memahami Tapi entah kenapa rasanya kita sudah saling peduli - Gavin - *** Mobil baru saja berhenti di halaman depan sebuah rumah mewah. Bahkan jalanannya menuju pintu utama saja lumayan jauh semisal harus berjalan kaki. Beberapa orang mondar-mandir menggunakan alat transportasi minimalis yang mirip dengan skuter. Sejak melintasi gerbang depan yang menjulang tinggi, Anisa sudah dibuat terpana dengan arsitektur yang tampak di hadapan mata. Takjub bukan kepalang. Rasanya seperti baru saja masuk ke dalam dunia dongeng. Akan lebih tepat rumah besar di depan sana disebut istana ketimbang kediaman rumah biasa. Anehnya, suasana rumah agaknya tidak sesepi biasanya. Lampu-lampu taman menyala terang. Ditambah alunan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN