Tak tersentuh

913 Kata

Suasana di dalam mobil terasa hening. Mario masih menggenggam tangan Shena di atas dashboard. Pria itu tidak banyak bicara lagi, tapi genggamannya yang erat seolah memberi pesan jelas bahwa dia tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh miliknya. Sesampainya di lobi apartemen, Mario langsung turun dan menggendong Shila yang tertidur pulas. Shena mengikuti dari belakang sambil menuntun Shaka yang berjalan sempoyongan dengan mata setengah terpejam. Mereka naik ke unit apartemen dalam diam. Tidak ada perdebatan malam itu. Hanya keheningan yang menenangkan. Namun, Shena bisa merasakan ada sesuatu yang sedang direncanakan oleh Mario di balik sikap tenangnya itu. Keesokan paginya. Shena keluar dari kamar dengan pakaian rapi. Jas putih kebanggaannya sudah tersampir di lengan. Namun, langkahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN