Ainun akan menjawab saat tiba-tiba suara pintu terbuka kasar. "Braaakkk!!!" Ainun tersentak kaget. Semua yang ada di dalam menoleh ke arah pintu yang terhempas kasar. Seorang bocah kecil dengan wajah penuh air mata berdiri di sana. "Bunda Ainuuunn...!" panggilnya dengan suara serak dan terisak-isak. Semua kini beralih kepada Ainun yang tersentak kaget dengan suara pintu tadi. "Bunda Ainuuunnn...!" Anak kecil di ambang pintu itu kini memekik memanggil Ainun. Tangisnya makin menjadi karena Bunda yang dipanggilnya tidak menyahut sama sekali. "Nun," bisik Fitri yang duduk di sampinya menyenggol lengan Ainun. Ainun tersadar lantas berdiri menyongsong gadis kecil itu. Sebelumnya ia meminta izin dulu dari Kepala Sekolah. Setelah mendapat anggukan, barulah ia mendekati anak didiknya

