22 | Kehilangan

1669 Kata

"Bang, kok perasaan Leha gak enak, ya?" ucap Zulaikha pada suaminya. Matanya tidak lepas menatap air hujan yang turun dari langit, berlomba-lomba menyentuh bumi pertiwi. Kadang kala pula matanya menatap jalanan yang sepi dari kendaraan beroda. Rumahnya yang menjorok ke dalam memang tidak banyak dilalui oleh pengguna jalan. "Biasa itu, asal hujan begini kamu 'kan selalu merasa gelisah begitu," sahut Murdani yang duduk di kursi tamu berukiran kayu. Al-Qur'an berada di tangannya. "Lebih baik kamu berwudhu, ambil Al-Qur'an, baca, biar hatimu berhenti gelisah." Ia melirik sekilas pada Zulaikha yang masih berdiri di depan pintu. Zulaikha diam. Tak lama kemudian menutup pintu lalu mengikuti apa yang dikatakan suaminya. Mungkin setelah berwudhu dan membaca Al-Qur'an, hatinya akan menjadi nyama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN