Bab 40

1076 Kata

“Dion! Dion!” Suara teriakan yang memanggil satu nama berulang kali terdengar memenuhi lorong sekolah yang menyambung pada bagian ruang di belakang sekolah yang sudah tidak terpakai. Seiring suara itu semakin mendekat, pria yang bernama Dion itu mendengus malas menunggu satu temannya itu datang, bersama teman-temannya yang lain yang tengah asik bermain kartu di depan sana. Satu tangannya sesekali akan menyentuh dan meraba luka-luka di wajahnya akibat perkelahiannya dengan Kalio beberapa hari yang lalu. Masih teringat jelas bagaimana perkelahian itu terjadi. Untuk pertama kalinya Dion bisa melihat bagaimana Kalio, Pangeran es sekolah mereka yang biasanya selalu bersikap tenang dan masa bodoh dengan keadaan di sekelilingnya, tiba-tiba menjadi marah dan tidak terkendali seperti saat itu. D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN