Erza masih menunggu Bianca bicara. Namun, gadis itu masih saja diam dan seperti tengah memikirkan sesuatu. "Apa kamu tidak akan mengatakan apa yang ingin kamu katakan?" Tanya Erza menatap Bianca. "Mmmh .... " Gumam Bianca. "Ada apa? Kenapa tidak jadi bicara?" Tanya Erza. "Aku sedang memikirkannya," ujar Bianca. "Apa yang kamu pikirkan?" Tanya Erza. Bianca pun bingung menjawab pertanyaan Erza, dia juga bingung memulai pembicaraannya dari mana. "Jika kamu tidak jadi mengatakan apa yang ingin kamu katakan, maka aku akan pergi." Ujar Erza. Ketika laki-laki itu berdiri dari tempat duduknya, Bianca menghentikannya. "Tunggu." Ujar Bianca. "Apa sekarang kamu akan bicara?" Tanya Erza. "Iya," jawab Bianca mengangguk. "Baiklah. Kita ke ruang kerjaku." Ujar Erza. Kedua orang

