Chapter 49

1011 Kata

"apa yang kamu lihat? Apa sudah puas kamu menatapku?" Tanyanya. Pertanyaan itu membuat Bianca pun tersadar. Dia langsung mengalihkan wajahnya. "Tidak ada." jawab Bianca. "Lalu, kenapa tadi kamu menatapku?" Tanya balik Bianca. "Siapa yang menatap kamu? Jangan terlalu percaya diri." Ujar Erza. "Baiklah. Terserah kamu." Gumam Bianca. Gadis itu pun beranjak, namun dia di tahan oleh Erza. "Apa yang kamu lakukan?" Tanya Bianca melihat tangannya yang dipegang oleh Erza. "Seharusnya aku yang bertanya, mau kemana kamu?" Ujar Erza. "Tentu saja pulang." jawab Bianca. "Pulang kemana? Bukankah aku sudah bilang untuk menginap disini." Ujar Erza. "Bianca tidak ingin tidur di sini," ujar Bianca. Erza pun melepaskan tangannya dari Bianca, lalu dia berkata. "Baiklah, jika kamu ingin pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN