Chapter 41

1019 Kata

"apa wanita itu pemilik kamar yang Bianca bersihkan tadi?" Tanya Bianca. "Maaf, Nona. Saya tidak tahu," jawab pelayan itu lalu beranjak pergi. Bianca pun mengernyitkan dahi. Dia merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh pelayan tadi. "Kenapa dia tidak menjawab pertanyaan Bianca? Memangnya apa salahnya menjawab pertanyaan Bianca?" Gumam Bianca penasaran. Gadis itu akhirnya menikmati makanan yang diantar pelayan tadi. Dia menghabiskan makanannya untuk mengisi tenaganya. Beberapa saat kemudian. Setelah selesai makan, Bianca membawa piring yang kotor ke dapur. Di sana dia bertemu dengan pelayan yang satu lagi. "Apa Bianca coba bertanya pada pelayan ini? Mungkin saja dia mau menjawab pertanyaan Bianca," pikirnya. Dia mencoba untuk bertanya pada pelayan yang selalu memberitahun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN