Erza pun berdiri di sebelah tempat tidur Bianca dengan tangan terlipat. "Siapa yang mengijinkan kamu untuk tidur? Memangnya pekerjaan kamu sudah selesai?" Tanyanya. "Pekerjaan Bianca sudah selesai semua, dan Bianca juga lelah makanya Bianca istirahat," jawab Bianca. Dengan memasang wajah melasnya, Bianca mencoba untuk membuat Erza berbelas kasih padanya. "Kamu tidak perlu memasang wajah yang seperti itu, karna tidak akan berpengaruh padaku." Ucap Erza. "Sekarang kamu cuci semua pakaian kotor yang ada di tempat cucian." Namun, ternyata laki-laki itu tidak peduli, bahkan dia menyuruh Bianca untuk mencuci pakaian kotor. Tanpa berdebat atau membantah, Bianca pun akhirnya beranjak dari tempat tidurnya. Dia keluar dari kamar dan menuju ke tempat pakaian kotor berada. "Cuci semua pak

