"Nenek sudah bicara dengan Bianca dan Nenek menerima semua keputusan dia. Apapun itu," ujar Nenek Mia. Erza pun marah, dia akhirnya beranjak pergi. Sedangkan Bianca dan Nenek Mia menatap kepergian laki-laki itu. "Bagaimana, Nek?" Tanya Bianca. "Tenang saja, Bi. Nenek akan bicara dengan Erza dan dia pasti akan mengerti," ujar Nenek Mia. Bianca pun mengangguk mengiyakan perkataan Nenek Mia. Dia percaya jika Nenek Mia bisa menyelesaikan masalah ini dan membuat Erza mengerti. Malam semakin larut. Ketika semua tengah beristirahat, tiba-tiba ada yang masuk ke dalam kamar Bianca. Gadis itu terbangun karna mendengar suara bising dari kedatangan orang itu. Karna lampu kamar dimatikan seperti biasanya, Bianca tidak bisa melihat orang yang masuk ke dalam kamarnya. "Siapa kamu?" Tanya Bi

