Chapter 57

1006 Kata

Setelah mendengar sahutan dari Bianca, Erza pun merasa lega. Dia akhirnya menunggu Bianca di depan pintu kamar mandi. Ketika gadis itu selesai, dan keluar dari kamar mandi, dia pun terkejut melihat Erza berdiri di samping pintu. "Astaga, Za. Kamu mengagetkan saja." Ujar Bianca. "Kamu yang menakutiku," ujar Erza sembari memeluk Bianca dari belakang. "Apa yang kamu lakukan?" Tanya Bianca. "Kenapa kamu di kamar mandi lama sekali?" Tanya Erza. "Itu urusan wanita. Sudahlah, ayo tidur lagi." Ujar Bianca. "Iya." Jawab Erza. Keduanya akhirnya beranjak dan naik ke atas tempat tidur. Mereka akhirnya kembali tidur. Keesokan paginya. Badan Bianca terasa sakit karna posisi tidurnya dia yang salah, apalagi Erza terus memeluknya.  Nenek Mia yang melihat wajah Bianca yang kesakitan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN