Malam ini adalah malam yang begitu malang bagi Amara dan Arkha, motor yang digunakan oleh mereka diambil Pak Polisi. Handphone, dompet mereka pun tertinggal di rumah. Belum lagi sejak tadi tak ada satu pun angkutan umum lewat, hanya ada kendaran-kendaraan pribadi milik orang, itu pun saat Arkha memberhentikan dan meminta tolong mereka tidak mau memberi tumpangan. Tenaga mereka sudah mulai melemah, tulang dan otot sudah tidak mau kompromi. Arkha berhenti sejenak sambil berkacak pinggang melihat jalanan. “Dalam situasi seperti ini, kenapa nggak ada kambing-kambing itu lewat? Harusnya mereka biasanya lewat sini.” Arkha menoleh ke kanan kiri, semakin putus asa saat tak satu pun kendaraan yang mau menolong mereka. Amara duduk di atas terotoar sambil meluruskan kedua kaki di atas jalan bermo

