Hembusan angin cukup kencang malam ini dan membuat Jae mengeratkan mantel tebal pada tubuh, terutama perutnya yang buncit. Perutnya akan mengencang jika suhu dingin mulai terasa, yang artinya dedek bayi tidak suka dengan cuaca dingin. "Jangan mengencang sekarang, sayang. Ini kemauanmu sendiri yang mengharuskan kita keluar malam-malam seperti ini." Monolog Jae pelan pada perutnya yang mulai sedikit bergerak. Jae sedang menuju suatu tempat. Ia sangat menginginkan yang pedas-pedas kali ini, mengharuskannya keluar untuk membeli sesuatu dimalam hari. Senyum Jae merekah melihat pedagang kaki lima mejual tokbokki diujung jalan yang sudah menjadi tempat langganannya akhir-akhir ini. "Baiklah, anak Mommy tidak akan kedinginan karena kita akan memakan tokbokki dan odeng yang hangat." Ia memperc

