Suster Lisa berjalan cepat keluar kamar, ia mulai berjalan di lorong, hendak menuju kamar yang lain. Namun ada seseorang yang tiba - tiba menarik tangannya. Suster Lisa berusaha meronta, karena kaget, dan takut. Tapi sepertinya usaha untuk meronta itu sia - sia. Karena tenaga orang itu lebih kuat darinya. Suster Lisa memutuskan untuk melihat saja si pemilik tangan. Ternyata itu adalah Azam. Astaga, bikin kaget saja. Suster Lisa jadi lebih tenang karena tahu itu Azam. Ia tidak berusaha meronta lagi. Hanya pasrah mengikuti langkah kaki Azam yang cepat dan panjang - panjang. Entah ia mau dibawa ke mana oleh Azam. Kemudian kedua mata suster Lisa terbelalak. Azam melakukan ini ... jangan - jangan karena memang Azam lah seseorang yang mencarinya ke ruang perawat tadi. Di kamar Asa

