Azam menatap ke sekitar lorong, berharap menemukan Suster Lisa di salah satu sudutnya. Sudah dua hari berlalu sejak terakhir pertemuan mereka. Azam ingin bertemu lagi. Tapi bagaimana dengan suster Lisa? Hari ini adalah jadwal Ruma dan Raziel keluar dari rumah sakit. Semua orang menjemput. Tapi nanti Azam akan tetap tinggal. Karena harus ada satu orang di kamar untuk menemani Asa, bukan? Ia banyak merenung, menenangkan diri selama dua hari ini. Ia akui, ia sempat begitu down. Hampir saja ia kambuh. Tapi ia konsumsi obat khususnya secara rutin. Dan ia juga mendekat pada Tuhan, supaya tidak kehilangan kendali, supaya tetap bisa mengontrol dirinya sendiri. Azam bersyukur karena usahanya berhasil. Ia bersyukur karena telah menjadi sosok Azam yang lebih kuat dibandingkan Azam yang dulu. Ke

