Hari itu akhirnya tiba. Hari di mana ia harus rilis dari rumah sakit, bersamaan dengan putranya, Raziel. Mereka sudah diperbolehkan pulang sejak tadi pagi, tapi sampai menjelang sore, keduanya masih di sini. Saat ini Abah dan yang lain sedang dalam perjalanan untuk menjemput mereka. Hati Ruma rasanya belum rela. Masih ingin terus bersama Asa. Tapi ia juga tidak boleh egois. Karena Raziel membutuhkan lingkungan yang lebih bersahabat demi tumbuh kembangnya. "Sa ... aku sama Raziel pamit, ya. Sesuai dengan keputusan yang aku ambil, setelah melalui begitu banyak pertimbangan. Akhirnya aku memutuskan untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, supaya bisa lebih fokus jaga Raziel, dan juga aku mau lanjutin usaha dropship aku. Doain aku sukses ya, Sayang. Sampai ketemu 3 hari lagi. In

