Tak Bersuara

1964 Kata

Mobil melambat saat memasuki jalan berbatu menuju desa. Cahaya lampu depan menerangi jalan yang semakin menyempit, dengan pepohonan besar menjulang di kedua sisi. Hanya ada beberapa rumah dengan penerangan minim, menandakan desa ini bukanlah tempat yang ramai. Aldo menajamkan pandangan, membaca plang kayu yang bertuliskan nama desa mereka. "Ini dia. Kita sudah sampai di desa tempat keluarga Tasya tinggal." Mereka semua menghela napas lega. Perjalanan panjang dan melelahkan akhirnya membawa mereka ke titik ini. Namun, ada sesuatu yang membuat mereka sedikit canggung. Suasana desa terasa sepi, bahkan lebih sunyi dari yang mereka perkirakan. Tidak ada anak-anak bermain di luar atau orang-orang berkumpul di warung. Hanya ada suara jangkrik dan sesekali angin yang berembus, menggoyangkan deda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN