Adeeva menghela napas panjang. Hari ini sungguh melelahkan. Mulai dari perjalanan panjang, kejutan dari keluarga besar Athaya, tarawih di masjid yang dipenuhi tatapan ingin tahu, dan kini—berada satu kamar dengan Athaya. Ia sudah tahu ini akan terjadi. Mereka tak mungkin pisah kamar. Di rumah sebesar ini, tak ada alasan bagi pasangan suami-istri untuk tidur terpisah. Jika ia meminta kamar sendiri, pasti akan timbul banyak pertanyaan. Dan ia benar-benar tak ingin ada masalah hanya karena tempat tidur. Jadi, mau tak mau... Mereka harus berbagi ranjang. Athaya sudah lebih dulu masuk ke kamar mandi, sementara Adeeva sibuk dengan skincare-nya. Meski tubuhnya lelah, ia tak bisa melewatkan ritual ini. Tangannya dengan terampil mengoleskan toner ke wajahnya, lalu dilanjutkan dengan ser

