Tak Ada Cinta

2012 Kata

Adel menatap layar ponselnya dengan gusar. Sudah beberapa kali ia mencoba menelepon Adeeva sejak kejadian di mall tadi, tetapi adiknya itu tak kunjung menjawab. Entah karena sedang sibuk atau memang tak ingin diganggu. Setelah berbuka puasa, tepat sebelum waktu tarawih, akhirnya panggilan Adel diangkat. Suara Adeeva terdengar datar di seberang sana. "Ada apa, Teh?" Adel langsung menghela napas, sedikit lega karena akhirnya bisa bicara dengan Adeeva. Tapi di saat yang sama, ia juga bingung harus mulai dari mana. "Teteh lihat Athaya tadi," ujarnya hati-hati. Adeeva tak langsung merespons. Ada jeda beberapa detik sebelum akhirnya ia bertanya, "Oh gitu. Teteh lihat dia sama ceweknya?" Adel tertegun. Nada suara Adeeva terlalu santai, seolah hal ini bukan sesuatu yang mengejutkan baginya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN