Tekanan Ibu Shenzy

1324 Kata

Malam itu, ketika suasana rumah kembali sunyi setelah ledakan emosi Shenzy, ibunya memutuskan untuk mengambil langkah berbeda. Duduk di ruang tamu dengan napas yang masih berat, ia meraih ponselnya yang tergeletak di meja. Jemarinya ragu sejenak sebelum akhirnya mengetuk nama Athaya di daftar kontaknya. Di seberang, Athaya sedang duduk di kamarnya dengan buku-buku pelajaran berserakan di atas meja. Fokusnya terpecah antara materi ujian yang ia pelajari dan pesan terakhir dari Shenzy yang masih belum ia buka. Ketika ponselnya berdering, melihat nama Ibu Shenzy muncul di layar, hatinya langsung diliputi rasa khawatir. Ia menggeser tombol hijau dan menempelkan ponsel ke telinganya. "Hello, Aunty?" suaranya terdengar pelan dan penuh kehati-hatian. "Hello, Athaya?" suara lembut Ibu Shenzy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN