Memeluknya

1032 Kata

Lama, Mus belum datang juga ketika Xin mulai mengantuk karena tak istirahat sedikitpun. Wajah tampannya sudah lesu dan terlihat sangat kacau. Ia tertidur bertumpu pada sisi ranjang Ama. Ama baru sadar setelah beberapa kali mengerjapkan matanya, tak sengaja ia menyentuh rambut Xin dan membangunkannya. Xin mengangkat kepalanya dan menatap Ama, ia melihat Ama yang masih lemah. "Aku di rumah sakit?" tanya Ama. "Iya, kamu udah baikan, ada yang sakit?" "Pusing," jawab Ama. "Ya udah aku panggilin dokter dulu ya," ujar Xin hendak beranjak ketika tangan Ama menahannya. Ama memperhatikan tangan Xin yang dibalut perban karena sedikit luka saat mendobrak pintu rumah Alan. "Apa aku udah aman?" tanya Ama. Xin merasa ada jutaan jarum menusuk hatinya tatkala pertanyaan itu keluar dari bibir tebal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN