Rere dan Mus berhenti di depan pintu ketika melihat sang dosen yang sedang menenangkan Ama, memeluk gadis itu dengan lembut. Mus dan Rere terpaku melihat sisi lain dari dosennya yang dingin, biasanya ia hanya bersikap lembut pada Fabi saja, tapi itupun masih ditutupi dengan skap dinginnya ketika ada orang lain di sana. Namun, sekarang mereka benar-benar meliht bagaimana cara Xin memeluk Ama dengan sayang. "Jangan tinggalin aku lagi ya Xin, aku takut. Aku gak mau sendiri, huuu ... aku mau pulang ke kampung aja ya hiks ...." Xin masih diam mengelus punggung Ama dengan sabar. "Jakarta serem, aku gak mau tinggal di sini. Xin, bawa aku balik ya ...." "Sssttt gak papa, aku gak akan ninggalin kamu lagi ya. Maaf, maaf aku udah bikin kamu sendirian, nanggung semuanya sendiri. Maafin aku ya."

