Ama berjalan menyusuri koridor fakultas teknologi informatika ketika tiba-tiba Fabi datang dan menyapanya dengan manis, tak lupa Jasmin, Hani dan Queen ikut mendampingi Fabi selalu. "Hai, adik tingkat!" Ama langsung tersenyum dan mengangguk sekilas. "Hai, Kak Fabi dan Kakak-kakak semua!" "Uuuuh manis banget!" ujar Queen. Ama terkejut, itu jelas sebuah ledekan yang bernilai negatif, tetapi ia tetap berusaha tenang. Ia mencoba memahami situasi, dilihatnya Jasmin, Queen dan Hani mulai mengelilinginya, sementara Fabi merangkul pundaknya. "Em, ada apa yah Kak?" tanya Ama tetap menjaga senyumnya. "Memang menurutmu, ada apa?" tanya Fabi balik. Queen, Jasmin dan Hani tertawa garing seolah sedang mengejek. Ama semakin bingung, tiba-tiba ia merasa terancam. "Saya tak pandai menebak, tapi k

