Ama || Ini gak bisa dibiarin Xin, kita harus cepat Xin || Gak bisa gegabah ngadepin yang beginian, sabarlah Ama || Ya udah Xin || Kamu hanya perlu diam Lama sekali Ama tak membalas, apakah gadis itu marah? Xin masih bersama Fabi dan Fabi terus mrenarik perhatiannya. Fabi terus mengganggunya meminta diperhatikan. "Yang, ih kamu gak fokus banget sekarang!" Fabi ngambek juga? Xin akhirnya mengajak Xin berbaring, tetapi Xin masih menanti balasan pesan dari Ama. Ketika itu pula Xin dikejutkan karena Fabi merebut ponselnya dan melihat chattingan itu. "Ih caper banget sih dia." Xin menghela nafas, "Balikin, Sayang." "Kenapa, kamu perduli sama dia?" "Karena dia pelindung hubungan kita," Jawab Xin tegas. "Kamu bahas itu lagi." Fabi cemberut dan hampir menangis, sementara Xin mengusap wa

