Mus terdiam, yah mungkin Ama butuh waktu untuk mengobati lukanya dan siap menghadapi ujiannya. Perasannya pasti sangat sakit, tetapi Mus malah menjauhinya di saat-saat terburuk itu. "Dia gadis baik, dia aja gak tau tentang hubungan suami istri kecuali yang dipelajari di sekolah, tapi dia ... dia gak tau apa-apa. Polos, penurut dan itu adalah sifat yang mudah ditindas." "Iya gue paham kalau soal itu, tapi Ama kuat di dalamnya. Kita liat lo aja deh, lo ada orang ngatain Ama macem-macem aja udah naik pitam tanpa pikir panjang. Tapi Ama enggak, dia berusaha tetap tenang dan mencoba buat memutuskan dengan hatinya sendiri. Pasti ada banyak yang perlu dia pertimbangkan bahkan harus dia lindungi," jelas Gendhis. Mus menoleh ke arah Gendhis yang juga menatapnya serius, perlahan ia juga mulai pah

