Part 21. Teman Yulia tersenyum miris mengingat cintanya tidak pernah berjalan mulus selama ini. Apa dia tidak pantas untuk di cintai? Dari sisi mananya dia tidak pantas di cintai? Apa dia gadis yang seburuk itu? Gadis cantik itu memukul pelan dadanya yang terasa sesak. Ia juga ingin di cintai balik oleh orang yang di cintainya. Tidak bisa kah perasaannya terbalaskan sekali saja?? Mengusap air matanya yang mengalir sedari tadi dengan kasar dan menambah laju mobilnya. Berteriak layaknya orang gila di dalam sana, mengungkapkan unek-unek yang tersimpan rapi di dalam hati dan pikirannya. "KENAPA PERASAAN GUE SELALU TIDAK TERBALAS, TUHAN?!" "APA GUE TIDAK PANTAS UNTUK DI CINTAI? TAPI KENAPA?!" Teringat lah Bara. Cowok yang di cintai dan di perjuangkannya selama ini. "Kenapa kamu tidak pern

