Part 22. Ujian Pagi-pagi sekali Nadia sudah pergi ke sekolah. Saking paginya dia sampai di sekolah, hanya dia yang duduk di depan ruang ujian. Tak terasa, ujian semester 1 akan di adakan hari ini. Padahal rasanya baru kemarin masuk kelas 12. Sembari menunggu bel masuk berbunyi ditatapnya layar handphonenya, membaca ulang dalam hati materi yang akan diujikan hari ini. Pelajaran yang akan diujikan adalah Matematika dan Geografi. Gadis itu tersentak kala seseorang tiba-tiba mendekapnya. Disusul dengan ungkapan bersalah yang dapat membuat hatinya luluh. Siapa lagi pelakunya kalau bukan Bara. "Please, sayang. Maafin aku. Aku benar-benar tidak sengaja mengatakan hal itu." "Iya. Aku udah maafin kamu kok. Asal kamu nggak ngulangin hal yang sama aja." Nadia terkekeh seraya menepuk pelan pung

