Part 32. Dia?

849 Kata

Part 32. Dia? "Aku gak pengen bubur." rengekan Nadia sedari tadi terdengar lantaran menolak makanan yang di berikan suster. Namun, seolah menulikan pendengaran, Bara terus membujuk gadis itu untuk melahapnya. Sayangnya Nadia sangat keras kepala hingga akhirnya Bara menyerah. Meletakkan mangkuk tersebut ke atas nakas. "Baiklah, kamu mau makan apa? Nanti aku beliin." desahnya pasrah seraya mengelus rambut pirang Nadia yang tergerai bebas. "Gak tau. Aku mau pulang sekarang." "Tapi kepala ka--" "Aku udah gapapa kok, Bara." "Gak! Pokoknya kamu harus di rawat dulu di sini!" "Ish! Ya udah. Aku pengen makan di kantin rumah sakit aja." Bara tersenyum penuh kemenangan lalu dikecupnya punggung tangan Nadia sekilas. "Tunggu sebentar." Pria itu bangkit dan pergi entah kemana. Meninggalkan Nadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN