32. Sial

1783 Kata

Pergi ke museum, mall, taman, lalu pergi botanical garden, semua itu Calixto coret setelah selesai dia datangi. Sekarang mereka akan pergi ke salah satu restoran yang menampilkan pemandangan malam yang indah. Dia sudah melakukan reservasi dan semoga saja Kayra akan menyukai tempat itu. “Jalanannya sepi juga ya….” Kayra melirik Calixto. Kiri dan kanan mereka penuh dengan pepohonan dan Kayra sedikit takut dengan jalan yang mereka lewati ini. Calixto mendengus. Nada suara Kayra seakan-akan mengatakan jika dia akan melakukan kejahatan di tempat sepi. “Aku tidak akan melakukan sesuatu padamu, Kayra,” balas Calixto kesal. “Memangnya aku menuduhmu akan melakukan sesuatu?” Kayra mengembungkan pipinya kesal. “Kalimatmu itu menjelaskan semuanya.” Kayra berdecak sambil geleng-geleng kepala mende

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN