Sejak Chris mengatakan ingin bertemu dengannya, Kayra merasa hari-harinya terasa menakutkan. Dia bukan seorang yang sangat pemalu jika bertemu dengan orang baru, tapi entah kenapa memikirkan dirinya akan bertemu dengan Chris membuatnya takut. Chris pria baik-baik. Kalimat itu terus Kayra ulang di kepalanya. Chris yang dikenalnya memang orang baik. Chris memberi bayaran yang sangat banyak dan orang yang dengan loyalnya memberi uang sebanyak itu, apalagi jika bukan karena dia orang baik? Bisa saja dia modus memberimu banyak uang agar bisa menculikmu. Entah setan datang dari mana yang menghasut Kayra hingga mendadak terpikirkan tentang kalimat itu. Dia menutup mulutnya begitu membayangkan jika Chris adalah orang yang berniat untuk menculiknya. “Enggak!” seru Kayra sambil memberikan tamp

