“Jangan merasa terbebani.” Suara Calixto yang terdengar lembut memecah keheningan. Saat Kayra ingin menanggapi ucapan Calixto. Gerak tangan Calixto yang mengambil botol minuman membuat Kayra mengatupkan kembali bibirnya. Klik~ Botol itu terbuka dengan mudahnya, lalu diletakkan di depan Kayra. Mata Kayra tidak lepas dari tangan Calixto yang tampak sibuk dari tadi. Ini baru pertama kali Kayra melihat Calixto mau makan berat di mobilnya. Calixto bahkan sampai membeli sebuah meja makan mobil, seakan-akan dia sudah mempersiapkan ini. “Aku tahu ini adalah ide yang buruk, tapi semoga saja kamu menikmatinya.” “Ini tidak buruk. Aku malah senang bisa diajak ke tempat seperti ini.” Sebuah tempat yang membuat Kayra bisa melihat langit malam dengan jelas. “Sebenarnya akan sangat bagus jika kita

