Lima Puluh

1700 Kata

L I M A P U L U H Kepulangan Melissa langsung disambut oleh pelukan Lexa. Kedua sahabat itu kini berpelukan untuk beberapa waktu. Keduanya hanya saling berpelukan. Tanpa sepatah katapun keluar dari mulut keduanya. Lexa dan Melissa terdiam. Lexa tak henti mengusap punggung Melissa. Lexa bahkan bisa merasakan jika air mata Melissa kembali tumpah. Membasahi baju yang dikenakan Lexa. Lexa sungguh berusaha untuk tidak menumpahkan air matanya. Dia sudah berjanji pada Dylan semalam untuk tidak menangis lagi. Tidak untuk luka Melissa. Tidak untuk hal lainnya. "Ayo kita bangkit sama-sama, Mel." kata Lexa akhirnya. Masih mengusap punggung Melissa. "Aku gak akan bilang ini mudah. Tapi tidak akan sulit jika kita bangkit bersama-sama." barulah Lexa melepas rengkuhannya. Menghapus air mata di wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN