Tiga Puluh Tujuh

1049 Kata

T I G A P U L U H T U J U H Hampir sebulan. Namun takdir masih tidak berpihak pada Melissa. Kedondong yang Melissa idamkan pun tak pernah ada. Selalu. Kalau gak dia kehabisan. Ya penjualnya belum dateng. Melissa masih mual-mual. Muntah hebat hampir setiap pagi menjelang dan tengah malam. Beruntung Nathan selalu siaga. Bahkan kadang Nathan memilih mengerjakan pekerjaannya di rumah. Pagi ini Melissa bangun lebih awal. Matahari bahkan masih belum menampakkan sinarnya. Melepas pelukannya pada tubuh polos Nathan. Setelah Melissa memasuki trimester kedua kehamilannya. Nathan mulai berani mengajak Melissa bercinta. Ah dia harus pelan-pelan. Karena bercinta saat hamil pasti rasanya tidak nyaman bagi sang ibu. Nathan benar-benar pelan dan lembut saat melakukannya.  Bahkan dia rela berhenti.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN