♡ “Yuk, kita udah sampai,” kata Danola setelah memarkir sepeda motornya. Gue ikut turun dan melihat sekitar. WOAAAAH. Ternyata ini tempat yang Danola bilang. Sebuah taman bunga yang luas. Penuh bunga warna-warni setinggi lutut. Gue tertegun. Tunggu! Ini mirip taman bunga yang pernah gue mimpikan itu. “Cantik nggak? Aku sering kesini, kalo lagi suntuk atau bad mood.”Danola lalu menarik tangan gue dan membawa gue ke tengah-tengah taman. Bunga-bunga tulip merah menyambut, bergoyang kekanan dan kekiri. Cantiknya. “Kok lo baru ngajak gue sekarang?” tanya gue sambil berputar-putar. Ini KEREN BANGET! Gimana bisa ada tempat seindah ini di sudut jakarta yang udah padat penduduk. Danola nggak menjawab. Dia malah menarik gue dan memeluk gue dari belakang. …… “Jangan gantung aku terlalu lama l

