"Bundaaaa," serunya saat melihat wajah Vina di layar ponsel, "Apa kabar sayang? Kamu di sana baik-baik saja kan? Rendra sudah menjelaskannya semuanya pada bunda dan kamu harus kuat tetap menjadi Senja yang bunda kenal. Jangan kebanyakan nangis itu engga baik untuk mental kamu, bunda akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua," "Bunda engga perlu khawatir lagian Senja udah sehat kok dan tentunya kembali menjadi Senja yang selalu mengganggu waktu tenang kak Endra. Maaf ya bunda karena Senja tidak bisa menjaga kandungan Senja makanya sampai kehilangan gitu," Senja sedikit menjauhkan wajahnya dari layar ponsel, mencoba menahan tangisnya. Rendra yang duduk di samping Senja menggenggam tangan Senja yang tidak memegang ponsel berusaha menguatkan istrinya, "Bukan salah kamu, tap

