WARNING! NSFW! R-21+! “Kamu terlalu banyak memikirkan kebahagiaan orang lain, sampai-sampai melupakan kebahagiaanmu sendiri.” Rhaella tertegun, seketika tidak tahu harus membalas Rullin seperti apa. Karena setiap kata yang diucapkan Rullin ada benarnya, dia terlalu lama merasa dirinya begitu tinggi sampai-sampai mampu memyelesaikan semua masalah yang ada di sekitarnya. Namun, pada akhirnya Rhaella hanyalah seorang manusia yang tidak mampu menyelesaikan semua masalah. “Lalu, apa kamu menyuruhku untuk tidak memperdulikan teman lamaku lagi?” tanya Rhaella. Rullin, “Tidak. Aku tidak memintamu untuk melupakan Alana, tetapi meminta kamu tidak menyalahkan diri sendiri atas kehidupan yang sekarang dijalani oleh Alana.” Rhaella, “Meski terasa sulit, aku akan mencobanya.” Rhella memang seharu

