BAB 29 : Menatap Bintang

1640 Kata

Sepanjang hari menjelang malam, Rhaella sudah memaksa Rullin untuk menemaninya mengitari kota, mencicipi berbagai macam kudapan ringan yang tidak akan bisa mereka temukan di istana. Ada kalanya Rhaella akan membagikan makanan yang ia beli kepada anak-anak yang tampak lusuh, mereka sepertinya adalah anak-anak jalanan yang tidak memiliki orang tua, sehingga harus hidup berluntang-lantung di jalanan kota. “Terima kasih makanannya, Nona yang baik,” seorang gadis kecil tersenyum lebar setelah mendapatkan bungkusan roti hangat dari Rhaella. Rhaella turut tersenyum, dia mengelus helaian rambut gadis itu sembari berkata, “Makan yang banyak supaya kamu bisa cepat tumbuh besar.” Gadis itu menganggguk sebagai balasan, kemudian berlari ke arah teman-temannya yang juga mendapatkan roti dari Rhaella.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN