Dua minggu kemudian, hari perayaan akhirnya tiba. Semenjak pagi, Dasha dan para pelayan sudah disibukkan mempersiapkan Rhaella untuk menghadiri hari perayaan. Selama menjadi pelayan di Istana Barat, para pelayan sangat jarang mendapatkan kesempatan untuk mendandani Rhaella, karena wanita itu lebih sering tinggal di kamp militer atau medan perang, sehingga jarang menghadiri acara formal kerajaan. Sekalinya hadir, Rhaella selalu datang dengan menggunakan seragam militer dengan alasan tidak punya waktu untuk berganti pakaian. Namun, sekarang Rhaella sudah tidak bisa mengenakan seragam militer karena jabatannya sudah dicabut, sehingga mau tidak mau, dia harus menggunakan gaun dan berdandan sebagai putri dari Negara Milana, bukan seorang panglima perang lagi. Karena itulah, pelayan-pelayan

