Tatkala Rhaella sedang menikmati teh di cangkirnya, dia melirik ke arah Rullin yang sejak tadi memotong tangkai-tangkai bunga dan meletakkannya di atas meja. “Apa yang ingin kamu lakukan Rullin?” tanya Rhaella penasaran. Pasalnya, dia tidak pernah berpikir bila Rullin senang memegang bunga berwarna-warni itu. Rullin meletakkan bunga terakhir ke atas meja, kemudian membalas, “Saat aku masih tinggal di Alcander, Zinoviya selalu memaksaku untuk membuat mahkota bunga saat kami sedang minum teh di taman. Sepertinya … kebiasaan itu tanpa sadar masih kulakukan.” Rullin menatap tangkai-tangkai bunga yang ada di atas meja, tidak mengerti mengapa dia tiba-tiba saja melakukan hal yang dahulu tidak akan dia lakukan jika Zinoviya tidak memaksanya. Padahal sekarang Zinoviya sudah tidak ada, tapi dia

