Rhaella menatap Rullin selama beberapa saat, sebelum tiba-tiba membiarkan air matanya tumpah. Mungkin tubuhnya yang sakit juga membuat suasana hatinya jadi tercampur aduk, jadi Rhaella melampiaskan perasaannya dengan menangis karena merasa frustasi. “Aku sungguh-sungguh minta maaf, Rullin. Aku tidak tahu kalau sikapku malah membuatmu tidak senang.” Melihat Rhaella menangis, membuat Rullin tidak lagi tega untuk membeberkan kesalahan-kesalahan yang pernah Rhaella perbuat. Rullin akhirnya memeluk Rhaella dan membiarkan wanita itu menangis di pundaknya. “Aku memaafkanmu, Rhaella. Tidak apa-apa,” bisik Rullin seraya mengelus helaian rambut Rhaella. Meski Rullin sudah bilang kalau dia tidak mempermasalahkan sikap Rhaella lagi, tetap saja wanita itu tidak mau melepaskan pelukan mereka, seolah

