BAB 48 : Mengobati

1308 Kata

Rhaella menatap Rullin selama beberapa saat, sebelum tiba-tiba membiarkan air matanya tumpah. Mungkin tubuhnya yang sakit juga membuat suasana hatinya jadi tercampur aduk, jadi Rhaella melampiaskan perasaannya dengan menangis karena merasa frustasi. “Aku sungguh-sungguh minta maaf, Rullin. Aku tidak tahu kalau sikapku malah membuatmu tidak senang.” Melihat Rhaella menangis, membuat Rullin tidak lagi tega untuk membeberkan kesalahan-kesalahan yang pernah Rhaella perbuat. Rullin akhirnya memeluk Rhaella dan membiarkan wanita itu menangis di pundaknya. “Aku memaafkanmu, Rhaella. Tidak apa-apa,” bisik Rullin seraya mengelus helaian rambut Rhaella. Meski Rullin sudah bilang kalau dia tidak mempermasalahkan sikap Rhaella lagi, tetap saja wanita itu tidak mau melepaskan pelukan mereka, seolah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN