Bab 83. Agha Nekat

1250 Kata

Marko masuk segera ke dalam ruangan Felix dan mengunci pintunya dari dalam. Pria itu kembali tenang setelah memposisikan dirinya di sofa yang empuk. “Karena aku masih berbaik hati padamu, aku tidak Ingin ada yang mendengar percakapan kita,” ujar Marko menatap Felix dengan santai. “Kau hampir saja membuat kegaduhan di kantorku, sekali lagi kau melakukannya, aku tidak akan membiarkanmu lepas,” jawab Felix dengan wajah tak bersahabat. “Ooh, jadi kau mengancamku? Aku ragu apa kau masih sekuat dulu, nyatanya kau lebih terlihat seperti tikus berdasi,” ejek Marko sembari tertawa. “Jaga mulutmu! Bukankah kau tahu sendiri aku adalah orang yang tak punya hati jika berurusan dengan b******n-b******n macam kalian,” balas Felix kasar. “Wow, lihat dirimu. b******n teriak b******n!” seru Marko

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN