Bab 99. Pembohong

1195 Kata

Felix mengusap wajahnya dengan kasar. Dua hari yang lalu sangat melelahkan baginya namun, rasa lelahnya itu hilang seketika saat melihat senyum Fara. Ibarat medan magnet yang menarik kembali rasa damainya. Dan di sinilah dia sekarang. Berada di satu lokasi hotel dengan Fara. Hanya berbeda beberapa ruang saja. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, Felix langsung menuju ke Jakarta didampingi oleh Handson yang sekarang menjadi asisten pribadinya kemanapun. Juga untuk siap-siap jika Ahjong mengejarnya hingga Jakarta. “Jadi, apa lukamu serius?” tanya Bobby menelisik. “Yah, kata dokter bahuku perlu pemulihan, mungkin sekitar dua sampai tiga bulanan penyanggaku baru boleh dilepas,” terang Felix membuat Bobby menggeleng pasrah. “Kurasa kau punya nyawa ganda,” ucapnya jujur. Felix te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN