Hanya sebuah boneka es di musim panas **** "Lakukan saja. Hm, kau bisa aku andalkan." Ucap Justin masih dengan terus memperhatikan setiap gerakan Valerie. Ekor matanya sama sekali tak terlepas barang sedikitpun menangkap kekesalan yang gadisnya tampakkan sejak menginjakkan kaki telanjangnya dari kamar mandi. "Ada apa dengannya?" Sepenggal pertanyaan itu hanya mampu Justin tanyakan dalam hatinya. Sungutan demi sungutan kesal Justin tangkap semakin membuatnya ingin tertawa tapi tidak, "Berurusan dengan wanita hamil." Tidak, tentu saja tidak. Otak warasnya memilih jawaban diam menahan tawa meski terbayar dengan perut yang amat sakit. "Lakukan saja sesuai yang kita rencanakan." Cepat-cepat Justin menjawab. Menyebalkan sebenarnya. Masih dengan ekor mata yang mengikuti setiap langkah Valer

