Justin masih terus mencium bibir Valerie meski tahu tak ada sedikitpun pergerakan untuk Valerie membalasnya, "Aku mencintaimu." Bisiknya seraya mengusap pelan pipi halus Valerie. Valerie terdiam. Menatap sendu wajah Justin menahan tangis, "Aku tak ingin mendengar itu Justin." Balasnya dengan jeda, "Bukan kalimat aku mencintaimu yang ingin aku dengar. Tapi bukan berarti aku tak ingin kau mengatakannya karena tanpa kau katakan aku tahu bahwa kau memang mencintaiku." Ada sedikit kelegaan dalam hati Justin mendengar jawaban Valerie meski kalimat awalnya bagaikan cambuk. "Terima kasih ka..." "Bagimu memang mudah hanya sekedar mengucapkan kalimat itu. Mengucapkan kata aku mencintaimu tapi apakah kau tahu apa yang aku inginkan? Bisakah kau tunjukkan padaku bagaimana perasaanmu? Lebih dan seked

