BAB 49

1219 Kata

Baik. Semuanya sudah berakhir." Ucap Greyson, "Kupikir, kita akan menjadi sempurna bila bersama karena perbedaan. Tidak, bukan itu maksudku; tapi kita yang begitu berbeda." Jedanya menarik napas sedalam mungkin, sesak. Himpitan sakit juga perih merongrong dadanya, "Kupikir kita bisa mengubah satu sama lain, Axel." Imbuhnya. Lelaki yang disebutkan hanya terdiam gugu tanpa berkutik barang sedikit pun. Pikirannya berkecamuk berasumsi bahwa apa yang sedang dirasakan mantan kekasihnya adalah sama, berakhir dengan penuh luka meski tak dipungkiri jika Greyson begitu tersakiti. "Kupikir kita sepakat soal apapun tapi ternyata aku salah." Suara tenang Greyson melantun lirih tak menutup sorot kecewa didalamnya, "Valerie ya." Miringnya menampilkan senyum ejekan, "Kau belum mengubur luka tapi menggal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN