That night, my dream showed me a world without you and I haven't slept since. **** "Gugurkan?" Valerie mengulang ucapan Justin. Bagai petir menggelegar di siang hari mencambuk hatinya. Pandangan matanya nanar penuh kekosongan. Menatap wajah rupawan di hadapannya. Wajah sempurna yang teramat di rindukannya beberapa minggu ini. Wajah teduh penuh ketegasan yang selalu memberinya perlindungan. Namun kini, rasanya Valerie terhempas begitu saja. Air matanya bergulir sirat kesakitan. Menatap sendu penuh ketakpercayaan. Harus bagaimana lagi Valerie menjelaskan hantaman rasa sakit di dadanya. Lelaki yang begitu di cintainya mengucapkan kalimat bahkan sama sekali tak pernah Valerie pikirkan. Jangankan memikirkan, terlintas saja tidak. Rasanya, jika ada pilihan, akan lebih baik melihat Justin b

